News portal

Gempa dan Tsunami Sulteng Ingatkan Warga Bandung Barat Akan Sesar Lembang

CB online >> Masyarakat di Kabupaten Bandung Barat diminta agar tetap waspada terkait dengan ancaman sesar Lembang yang memicu gempa. Hal ini disebabkan sesar tersebut terus bergerak yang sewaktu-waktu mengancam keselamatan penduduk yang berada di jalur itu.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah KBB Duddy Prabowo mengungkapkan, peristiwa gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah mengingatkan masyarakat Bandung Barat untuk mewaspadai ancaman serupa. Sebab, gempa tersebut juga berasal dari pergerakan sesar.

Hasil gambar untuk Gambar sesar lembang
Sumber gambar google
"Walaupun jangan sampai masyarakat ketakutan, ancaman sesar Lembang ini harus diwaspadai. Sebab, memang keberadaan sesar ini sudah diteliti para ahli," ujarnya, Senin 1 September 2018.
Menurut Duddy, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan sosialisasi mengenai ancaman sesar Lembang kepada masyarakat di jalur tersebut, mulai Padalarang, Ngamprah, Cisarua, Parongpong, hingga Lembang. Sosialisasi ini juga akan melibatkan para pakar geologi dari perguruan tinggi dan Badan Geologi.
Dia pun mengungkapkan, sosialisasi tersebut merupakan bagian dari program 100 Hari Kerja Bupati. Tujuannya, agar masyarakat bisa mengenali ancaman bencana serta mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi bencana.
"Sebab, bencana ini tidak bisa diprediksi datangnya. Dan ketika terjadi, tidak memandang status sosial. Jadi, siapa pun harus mengetahui tentang mitigasi bencana," ujarnya.
Seperti diketahui, ancaman sesar Lembang tersebut kembali mencuat sejak terjadinya gempa bumi di Kampung Muril Rahayu, Desa JAmbudipa, Kecamatan CIsarua, Kabupaten Bandung Barat pada Agustus dan September 2011. Meski hanya berkekuatan 3,3 pada skala Ritcher, gempa tersebut menyebabkan sedikitnya 384 rumah warga rusak ringan hingga berat. Dalam waktu beberapa minggu, gempa-gempa kecil terus terjadi sehingga membuat warga panik dan sempat mengalami trauma untuk tinggal di dalam bangunan.
Para ahli geologi di Bandung memastikan bahwa gempa tersebut berpusat di ujung Patahan Lembang sebelah barat, yakni di Desa Jambudipa, Cisarua. Permukiman warga di Kampung Muril Rahayu tepat berada di tebing patahan sehingga paling banyak terkena dampak gempa. Gempa itu memperkuat bukti bahwa Patahan sepanjang lebih dari 27 km itu merupakan sesar aktif yang sebelumnya masih diperdebatkan. 

Jabar selatan juga rawan gempa dan tsunami

Wilayah Jabar Selatan adalah salah satu wilayah yang rawan bencana gempa bumi dan tsunami. Sumber gempa bumi di wilayah Jabar Selatan bersumber dari zona megathrust di Selatan Jawa Barat. 
Menurut Kepala Badan Geologi Rudy Suhendar mengatakan sumber gempa bumi tersebut dapat membangkitkan tsunami. Apalagi sejarah tsunami pernah terjadi di wilayah selatan Jabar. 
"Kita harus waspada dengan adanya sejarah tersebut. Karena akan terjadi. Namun, waktunya yang tidak pernah bisa diperkirakan," kata Rudy pada Senin 1 Oktober 2018. 
Rudy menyebutkan setidaknya ada tiga peristiwa gempa bumi tsunami di wilayah selatan Jabar. Pada 11 September 1921, tercatat ada tsunami di Pangandaran. Tapi parameter gempanya, kata Rudy, tidak diketahui. Berikutnya, masih di Pangandaran, terjadi tsunami pada 17 Juli 2006. Kekuatan gempa yang diikuti tsunami tersebut sebesar 7,7 skala richter. 
"Bencana itu, mengakibatkan jatuhnya korban jiwa hingga 550 orang," ucap Rudy.
Bencana tsunami terakhir terjadi pada 2 September 2009, dengan kekuatan 7,3 SR. Sebanyak 82 orang dinyatakan menjadi korban jiwa. 
Rudy mengatakan sejarah tersebut harus diantisipasi dengan upaya mitigasi. Rudy menyebutkan pihaknya telah membuat Peta Kawasan Rawan Bencana (KRB) gempa bumi di Jabar.Selain itu, telah disiapkan juga peta KRB tsunami di empat lokasi di Pulau Jawa bagian selatan antara lain Teluk Pelabuhan Ratu, Pangandaran, Cilacap, dan Purworejo.

Labels: berita

Thanks for reading Gempa dan Tsunami Sulteng Ingatkan Warga Bandung Barat Akan Sesar Lembang. Please share...!

0 Comment for "Gempa dan Tsunami Sulteng Ingatkan Warga Bandung Barat Akan Sesar Lembang"

Back To Top